Handycam di tangan Bisma mendekat ke selangkangan Siti. Bokepindo Hotel N tempat mereka menginap jauh dari pemukiman penduduk. Peluh mereka bercampur menetes. ahh..,” Revan menindih tubuh Siti dan memegang kedua pipi Siti agar wajah Siti menghadap ke wajahnya. Siti mengenakan kaos oblong putih dan celana pendek longgar agar lebih nyaman. Bisma mengclose-up wajah Siti. Nampaknya ia yang memegang handycam dan mengambil gambar Siti di ranjang. Rasanya ia ingin sekali menemukan petugas hotel itu dan menghajarnya habis-habisan. Mau ngomong apa.. begitu dong.. eit… percuma tante… lebih baik tante nikmati saja, ketimbang melawan ntar malah sakit lho.. “Akhhss.. Kotak-kotak kekar di perut Bisma menggambarkan keperkasaan, ia memang perenang tangguh di kawasan wisata itu. mau marah apa? LCD handycam yang dilihat Revan menampakkan bagaimana kaki mulus Siti kini justru merangkul pinggul Revan yang semakin cepat memacunya, nafasnya terdengar keras memburu. Ini juga yang membuat pengelola hotel memperlakukan keluarga Ridho secara spesial agar mau menginap lebih lama di sana. “Akhhss.. Bisma menggenjotnya lebih keras, dan terus meluncurkan pertanyaan mengejek pada Siti. Pikirannya kacau setelah melihat rekaman pemerkosaan terhadapa istrinya itu. “Ayo teruskan mama, ada apa sebenarnya?,” Ridho penasaran.















