Tanpa berpikir panjangpun aku memberanikan diri untuk memasuki kamarnya yang wangi. Bokepindo Selesai. dia pun mendesis. Keperjakaanku-pun hilang seiring hilangnya keperawanan pembantu aku yang cantik dan langsing itu. Seorang pembantu bisa telaten berhubungan intim, padahal dia masih perawan. Saaat itu aku mengelus wajahnya yang lumayan cantik, mulus sekali. Tidak lama setelah itu,
“ Crottttt… Crottttt… Crottttt… Crottttt… ”,
Tersemburlah air mani-kkencangnya, begitu nikmat sekali rsanya kawan. Hari demi hari, aku selalu penasaran dengan setiap penemuan kaset BF yang aku temukan. Dengan cepat aku-pun menyanggupi permintaannya dengan mempergunakan uang tabunganku untuknya. mau memperkosa aku? mau memperkosa aku? Tapi setelah menonton film itu, tiba-tiba jantungku berdegup kencang. Untuk menikmati hasil penemuanku itu, terkadang perlu waktu lama untuk bisa menonton film-film dari koleksi Paman-ku tersebut. Saat itu aku-pun meminta untuk eksekusi di dalam kamar tidur aku saja. Kerabat-kerabatku sering memanggilku dengan panggilan Satyo atau Tyo. Ternyata menurut pengakuannya, dia sering melihat aku menonton BF dan ikut memperhatikan dan itu membuatnya at terang untuk berhubungan, dan berkeinginan untuk menirukannya pada malam itu. mau memperkosa aku? Saat itu dia-pun terus menuju kamar mandi untuk buang air kecil, sekembalinya dia ke kamar mandi, aku-pun dapat mengatasi permasalahan pada remote sial tersebut.
>