Melihat reaksi Erwin yg seperti itu, mirna semakin bersemangat menggarap anus Erwin, dimasukannya ujung lidahnya kedalam anus anaknya tersebut dan digerakannya maju mundur, sesekali diputarnya lidah itu menyapu rongga-rongga lubang anus Erwin, sehingga Erwin semakin tdk karuan hingga kepalanya bergelinjang-gelinjang.Hingga beberapa saat lamanya mirna meng oral batang kontol dan anus Erwin, seketika mirna berdiri dan mengecup bibir Erwin dengan mesra, seraya digelitiknya daun telinga Erwin dan membisikan sesuatu dengan mendesah dan mesra
“ Erwin sayang..anak mama yg ganteng.. Bokeb Biar dia merasakan hebatnya kontol aku ma……yg pasti lebih hebat dari punya pacarnya itu…aahhh” balas Erwin.Mendengar itu puput hanya tersenyum, seraya menepuk pantat Erwin
“Belagu luh…..” maki puput, sambil menampar pantat Erwin
“Aaawwww… sakit kak…gitu aja marah…jangan diambil hati dong….” Belanya, sambil terus menggenjot dubur mamanya.Beberapa saat kemudian, dengan serta merta murni menelentangkan badannya dan mengangkang.“ Ayo Erwin mama udah mau klimaks nih…cepet kamu entot memek mama sayang…cepeeeeettt…” pinta mirna, karna dirasakan dirinya sudah hampir mencapai klimaks hingga mirna meminta















