Sepertinya ia tak perduli kalao aku memergokinya telanjang bulat bersama Mamaku. Bokepindo Ck.. Berjumpa dengan Willy keesokan harinya aku jadi rada-rada grogi. Mama tak sadar dengan kehadiranku, karena saat itu ia sedang memejamkan matanya sambil mendesah-desah. Kayaknya, buatnya itu hal yang lumrah saja. Papaku yang cuma bekerja sebagai pegawai rendahan, mana bisa memenuhi kebutuhanku yang doyan hura-hura. Pantes aja Mama paling demen ama dia dibandingin ama gigolonya yang lain,” kata Mimi padaku suatu hari. “Yap,” sahut Willy singkat. Setelah membalik-balikkan badan beratus kali di atas ranjangku yang empuk, barulah aku bisa tertidur. Termasuk saat bercerai dengan Papa. Malu. Kayaknya, buatnya itu hal yang lumrah saja. enggak ada seru-serunya. Kupandangi kontol itu dengan teliti. Gila aja kontol bisa segede itu! Dasar maniak tuh si Mimi. Bagus banget bentuk kontolnya, pikirku.Setelah mendpatkan minuman dingin, aku segera meninggalkan dapur. Ketika aku sampai di kolam renang mataku langsung menangkap sebuah tontonan cabul. “He eh. Mamaku yang sedang berbaring lemas diatas meja makan tiba-tiba melompat bangun. Meski tak bisa memarahi kelakukan binal anak-anaknya, tapi Papa suka ngomel atau ngasih nasehat.















