Papa terlihat mencari-cari titik rawan di klitorisku dengan cara menekan-nekan klitorisku dari atas ke bawah. Memekmu pasti nikmat. Bokepindo Ahh..”Akhirnya setelah menggenjotku selama setengah jam, Papa mendapatkan orgasmenya yang luar biasa. Tampaknya Papa ingin membuatku orgasme lagi. “Nina sayang. Nina gak mau, Pa!” isakku sambil memberontak, namun tenaga Papa jauh lebih kuat daripadaku, tak ada gunanya aku melawan juga. Kok gak ada?” tanyaku sambil mengucek mataku yang masih mengantuk.Pada saat itu Papaku tidak langsung menjawab, Ia tercengang untuk beberapa saat dan menatapku dengan pandangan tajam. “Tidak bisa, Nina sayang.. Papa dengan tanpa perasaan segera menyodok-nyodok penisnya dengan kuat dan keras di vaginaku yang masih sempit.Rasa sakit itu berubah menjadi rasa nikmat bagaikan melayang di surga. Wow! Tangannya kembali menjelajahi vaginaku, namun kali ini jarinya masuk ke dalam liang vaginaku. Nanti kita jenguk jam 12 ya?”Aku terisak sedih dan air mataku mulai mengalir. Setelah sensasi nikmat itu surut, kurasakan tubuhku lelah tak berdaya bagai tak bertulang.Papa membopongku ke kamarnya dan menidurkanku di kasur. Entotin Nina, paa..” racauku. Rasa sakit luar biasa terasa di vaginaku. Papa entot kamu ya.. Papa menjerit-jerit nikmat dan badannya mengejang-ngejang. Nina gak mau, Pa!” isakku sambil memberontak, namun tenaga Papa jauh lebih kuat daripadaku, tak ada gunanya aku















