Kakak Tiri, Kenapa Kau Sentuh Kemaluanku? Adik Tiri Temukan Kakak Tiri Dengan Mata Terpejam! Klimaks

Iya nggak?”
Ningsih hanya tersenyum malu.“Aaah! Bokepindo Aaa… ahk..! Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, aku mendekat dari belakang dan kucubit paha gadis itu. Seharian penuh bersidang memang membutuhkan stamina yang prima. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, aku mendekat dari belakang dan kucubit paha gadis itu. Goyangnya kok merangsang sekali!” Ningsih terkikik geli mendengar komentarku, dan kembali meneruskan pekerjaannya. Maklum, masih perawan.Gadis itu tergelinjang tanpa berani bersuara ketika jemariku menyibakkan bibir kemaluannya dan menelusup dalam kemaluannya yang masih perawan. Aaa… aaakh..!”Dengan puas aku menjatuhkan tubuh di sisi tubuh Ningsih yang sintal, membuat gadis itu turut terguling ke samping, namun kemudian gadis itu memeluk tubuhku. Namun rasa sakit dan pedih di selangkangannya perlahan tertutup oleh sensasi geli-geli nikmat yang luar biasa.Tiap kali kejantananku menekan dasar kemaluannya, gadis itu tergelinjang oleh ngilu bercampur nikmat yang belum pernah dirasakannya. Di pangkal paha gadis itu tampak juga darah perawan menitik dari bibir kemaluannya yang perlahan menutup.Aku menarik pinggang Ningsih ke atas, lalu mendorong sebuah bantal empuk ke bawah pantat Ningsih, membuat tubuh telanjang gadis itu agak melengkung karena pantatnya diganjal bantal.

Kakak Tiri, Kenapa Kau Sentuh Kemaluanku? Adik Tiri Temukan Kakak Tiri Dengan Mata Terpejam! Klimaks

Related videos