kali ini Gilang yang bersuara.Udah deh, biar cepet, gue cerita aja. Bokepindo Bagas mendecih meremehkan. Saat ini aku merupakan mahasiswi tingkat akhir di salah satu universitas ternama di Bandung. Saya nggak mau.Nggak mau? aku semakin menunduk. Topik yang kuambil merupakan topik yang sesuai dengan keahlian beliau, jadi aku memilih beliau sebagai dosen pembimbingku.Ada apa, nak Tania?Begini, Pak. Gilang ikut-ikutan mengompori.Dengan menahan malu, aku mengangguk pelan lalu menundukkan kepala.Jawab yang sopan, goblok! Abis putus dari lo, gue kenalan ama cewe yang juga temennya Gilang. Bapaknya ada?Ada di dalam. Gilang melepaskan tangannya dari putingku. kali ini Gilang yang bersuara.Udah deh, biar cepet, gue cerita aja. Aku masih berusaha berontak saat dua orang lelaki yang sebaya denganku menghampiri kami.Pegangin ini lonte. Bapaknya ada?Ada di dalam. Aku yang kaget hanya bisa berontak sambil berteriak-teriak walaupun rasanya mustahil seseorang akan menyelamatkanku. Keluar, keluar, aaahhhhhhhAku menggelepar di bawah tangan Pak Darmawan, dosen pembimbingku yang kini sedang menggerak-gerakkan jari tengahnya di dalam vaginaku.Gimana, enak?Enak, Pa Eh, Tuan. Kalo gue gak dapet keringanan, gue pinjem duit lo ya Nat.Kurang ajar emang lo.—
Aku berdiri di depan ruangan dosen pembimbingku.















