Tanganku terikat kebelakang dan kakiku terikat pada kaki kursi.Kulihat ada seorang wanita sedang berjalan mendekatiku.“Kamu siapa?” tanyaku padanya.Wanita itu tak menghiraukan pertanyaanku, dan berjalan semakin mendekat ke arahku. Soalnya Mamamu khawatir takut ada apa-apa dengan kamu, Nit.” ucap Bunda di ujung telpon sana.“Iya, Bun. Bokep Barat Suara pintu kamar mandi terbuka.“Nita…” Seruku kaget karena aku melihat Nita sedang berdiri mematung di depan pintu, dengan wajah yang begitu terkejut dan memerah. Suara pintu kamar mandi terbuka.“Nita…” Seruku kaget karena aku melihat Nita sedang berdiri mematung di depan pintu, dengan wajah yang begitu terkejut dan memerah. “Ahhh bodoh amat yang penting keluar.”Kukocok penisku lebih cepat. Bram naik ke atas dulu, ya Bun, pengen istirahat di kamar.” ujarku pada Bunda sembari melangkahkan kaki menyusuri anak tangga.Aku segera masuk ke dalam kamarku, menaruh tas dan langsung merebahkan tubuhku di atas kasur yang empuk.“Ahhh… Nikmatnya.” Kupejamkan kedua mataku.















