Kenapa baru sekarang pula kutahu betapa nikmatnya menyaksikan matamu yang berbinar-binar karena perhatianku? Kulihat dua ukhti berjalan melintas sambil menggendong bocah mungil yang berjilbab indah dan cerah, secerah warna baju dan jilbab umminya. Bokep indo Sayur sop rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin tak ketulungan.“Ummi… Ummi, kapan kamu dapat memasak dengan benar? Kenapa baru sekarang aku bisa bersyukur memperoleh isteri zuhud (**) dan ‘iffah (***) sepertimu? Rumah ini berantakan karena memang Ummi tak bisa mengerjakan apa-apa. Hati ini menjadi luruh. Namun, kemudian terlihat perlahan bibirnya mengembangkan senyum. Namun apa yang terjadi? Selera makanku mendadak punah. Aku menghitung sudah delapan orang keluar dari rumah itu, tapi isteriku belum juga keluar. Tapi mudah-mudahan sih nggak kenapa-kenapa,” ucap isteriku lagi.“Ya sudah, kalau begitu naik bajaj saja,” jawabku ringan.*******Pertemuan dengan mitra usahaku hari ini ternyata diundur pekan depan. Bayangkan saja, rumah kontrakanku tak ubahnya laksana kapal pecah. “Oh….bukankah ini sandal jepit isteriku?” tanya hatiku. Ternyata kenyataan tak sesuai dengan apa yang kuimpikan. Kesempatan waktu luang ini kugunakan untuk menjemput isteriku. Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu.













