Aku tersenyum sambil memelai rambutnya.“Jangan takut mbak, kan ga ada orang, yang penting kita nikmati aja yang ada sekarang, dan satu lagi jangan panggil saya Pak, panggil saya mas saja…”. Bokepindo “Pak….saya takuuttt…”. Saya menyinggung mbak ya?”. Mbak Merry kemudian mengangkangiku dan memegang kontolku, kemudian membimbingnya dan memasukan kontolku perlahan ke dalam memeknya.Bllessss!! Dia mulai memainkan lidahnya di lidahku. Hari itu memang Vicky tidak masuk kerja. Dan aku pun sekarang memiliki sekertaris pribadi. Karena terkadang entah sengaja atau tidak dia selalu memperlihatkan belahan dadanya ketika menyajikan makanan.Terkadang pula aku sering melihat mbak Merry dicolek-colek oleh karyawan tanpa menepis colekan itu ataupun memarahi kenakalan tangan karyawan pabrik. Aku sedikit memohon kepada mbak Merry. Mbak Merry pun bangkit dan mengambil nampan yang tadi disimpannya di meja.“Kalau gitu saya permisi ya Pak, kalau ada apa-apa kasih tau aja ya..”. Aku pun tak tinggal diam. Tanpa menoleh ke arah nya aku pun menjawab ,”Man, tolong kamu ke kantin dan bilang mbak Merry untuk buatin saya mir rebus ya.















