Sepertinya memang dirancang untuk penyiksaan seperti itu.Sesaat terdengar seperti ada mesin yg mulai bekerja, saat itu juga Catrine kembali menjerit dan mendesah-desah perlahan saat pompa tersebut mulai memompa cairan yg ada didalamnya sampai masuk kedalam anus Catrine. Bokepindo Pen tersebut di sentuh-sentuh di anting pada pentil dada Catrine. Terlihat Catrine kelelahan dan tertidur dalam keadaan tersebut.Di tempat yg berbeda, Mr. Pompa tersebut merupakan bagian alat dari kursi yg Catrine duduki. Dokter lainnya mencoba menahan tubuh Catrine kuat-kuat sementara suntikan tersebut mulai diarahkan ke clitoris Catrine. Diangkatnya kulit clitoris Catrine sehingga terlihat jelas gumpalan daging kecil yg merupakan bagian sensitif alat kelamin Catrine.Catrine menjerit kuat saat suntikan tersebut mulai tertusuk dan masuk perlahan sekitar 0,5cm dan saat dokter tersebut menginjeksikan serum yg ada pada suntikan tersebut kedalam clitoris Catrine, Catrine terlihat menggeliat kuat. Kedua orang tersebut memeriksa kondisi tubuh Catrine, membersihkan seluruh tubuh Catrine (termasuk bagian dalam lubang anus dan lubang vaginanya) dan memberikan Catrine minum serta menyuapi makanan.Setelah selesai menyuapi makanan tersebut, Catrine dipaksa menelan sebuah pil, dan dokter yg lain juga mencoba memasukkan sebuah pil kedalam lubang vagina Catrine setelah menggunakan sarung tangan karet terlebih dahulu.















