Di tempat yang telah disepakati dengan OPM tersebut mereka menunggu dengan sangat khawatir sebab mereka telah terlebih dahulu tiba. Bokeb Kurang lebih 1 jam menunggu, para OPM tersebut datang dengan pasukannya lengkap.Di dalam gubuk yang telah disediakan, Ariana diperkenalkan dengan Weweko yang memimpin pasukan pemberontak tersebut, namun mereka terlebih dahulu digeledah peralatannya tidak terkecuali pakaian Ariana mereka geledah. Secara naluri seks, birahinya mulai bangkit ditambah udara malam yang begitu dingin.Sejurus kemudian, celana jeans Ariana dibuka Weweko dan terpampanglah batang paha mulus yang di tengahnya ditutupi segitiga pengaman berwarna merah. Jika ia diperkosa sudah pasti ia tidak dapat melepaskan diri. Dengan sekali sentak Ariana ditelentangkan di atas bulu alas tenda itu. Dengan tangannya, Weweko berusaha memilin dan menggigit ujung dari susu Ariana, membuat Ariana hanya menutup matanya, ia tidak sanggup melihat apa yang dikerjakan Weweko atas tubuhnya.














