Kisah Mesum Putri Jepang Bagian 1

“Kenapa tidak besok pagi saja?”, protes aku tak puas. Bokepindo “Iya benar pak.”
“Saya tidak ada waktu, nanti hari Mminggu saja kamu datang ke rumah saya, ini kartu nama saya”, Katanya acuh tak acuh sambil menyerahkan kartu namanya. Hangat dan sedikit gatal menggelitik.Bagian bawah tubuhku itu terasa benar-benar banjir, basah kuyub. “Masuklah Winda…”. “Pak…, aku tak tahan lagi…!”, aku memelas sambil menggigit bibir. Sementara bibirnya tak hentinya melumat bibir, tengkuk dan leherku, tangannya selalu meremas-remas payudaraku. Kami masing-masing terdiam mengumpulkan tenaga kami yang sudah tercerai berai.Aku sendiri terpejam sambil mencoba merasakan kenikmatan yang baru saja aku alami di sekujur tubuhku ini. Aku sempat terlelap sesudahnya beberapa jam sebelum membersihkan diri dan pulang. “Pak…, apa-apaan ini?”, tanyaku kaget sambil meronta mencoba melepaskan diri. Rupanya dia belum puas dengan pelayanan habis-habisanku barusan. Aku selalu menahan nafas ketika benda itu menusuk ke dalam.

Kisah Mesum Putri Jepang Bagian 1

Related videos