Begitulah setiap hari, malam hari aku ngentotin kakakku dan pagi hari atau siang hari aku dengan Denok. Bokepindo Aku lemas. Baiklah keperjakaanku buat Denok saja. Aku lalu duduk dan bersiap memerawani kakakku sendiri. Memang sebenarnya kepingin sih kalau aku gituan sama mbak Ratih. Hitam manis kalau boleh kunilai. “Baiklah buka bajumu!”, kataku. Diremasnya rambutku, dan aku terus-menerus melanjutkan aksiku, sambil kuremas toketnya. Mbak Ratih lalu duduk, masih memejamkan matanya dan lemas. Mulusnya bongkahan putih itu. “Kemudian, mbak akan sampai kepada titik tengah spiral. Aku tarik dia lalu kubaringkan dia di tempat tidur. Aku meremas toketnya dengan gemas. Lama aku berpikir tentang tindakanku ini. Dan dia jadi pembantu di rumah ini sudah lama. Kukocok penisku yang mau keluar itu dan Crooottt…..crott…..crooott…tumpahlah sperma ke mulutnya itu. Intinya hipnotis itu adalah dengan menggunakan objek, yang mana korban harus paling tidak konsentrasi ke objek tersebut. Aku mengetuk pintu kamar mbak Ratih. “Iya”, kata Denok. Aku tempelkan penisku yang sangat ngaceng itu ke punggungnya. Rasanya sungguh nikmat. Kurang lebih setelah dua bulan lamanya aku pun sudah bisa menggunakan ilmu hipnotis. “Eeee…tunggu dulu, sebentar saja koq.















