tanyaku lagi dengan penasaran, “iya, Emang” jawabnya singkatAku terdiam lagi sambil memikirnya masih perawan, Tiba-tiba Rizkia berkata “Tunggu,,, tunggu Zain,,, kok itu kami berdiri sih ?? Tangkas Rizkia. Bokepindo “Kamu kok cepat amat sih, aku kan belum siap”? sambil memegang ke dua payudaranya Rizkia, entah kenapa aku seperti orang kesetanan . Setelahku ganti baju tanpaku sengaja aku melihatnya sedang bugil menghadap kebelakang. 1 jam berlalu kami nonton tv di ruang keluarga. Ya udah deh serah kamu” jawabku santaiDengan semangatnya Rizkia mengulum batang penisku yang berukuran panjang, Tetapi Rizkia sempat berhenti melakukannya. Desah geli Rizkia. Beehh… kesempatan ngak bakal 2 kali, langsung aja aku tanya kenapa kamu belum punya pacar??? tapi keburu sudah larut malam, ya udah deh, kami akhirnya menuju pulang sambil melihat indahnya wisata puncak. Tak lama kemudian aku ajak dia jalan-jalan pakai motor di sekitar villa puncak. Panduku kepada RizkiaCroooot….. Gak kenapa-kenapa kok cuma sedikit kedinginan aja” jawabku ngasal. Karena orang tuaku sangat akrab, kami menganggapnya sebagai saudara. Untung aja mama Rizkia tidak ngambek. ada acara keluarga di daerah puncak, nah waktu itu aku ngeliat Rizkia keponakan dari rekan kerja mamahku.















