Aku tinggal sendiri di rumah dinas tidak ada yang menemani. Aku mondar mandir di depan.Tiba-tiba pak Dani mengagetkan aku dari belakang , dia basah kuyup sementara laporanku aman. Bokepindo Aku terbaring di kasur pak Dani melepas semua bajunya dan hanya memakai celana dalam saja.Setelah itu dia kembali menciumi bibirku dengan beringas. Pak Dani juga memakai pakaiannya, hujansudah reda dia pun berpamitan pulang.Ternyata pas pak Dani keluar dari rumah dinasku ada orang yang melihat. Dia remas-remas payudaraku , kedua tanganya memegang payudara kanan dan kiriku. Dia tekan perlahan dan akhirnya masuk aku pun menjerit merasakan kesakitan,“aaaaawww….aahhh…..”
“kreeekkkkk….” Seperti bunyi robekanMungkin selaput keperawananku sudah pecah aku sudah berhasil diperawani oleh pak Dani. Kesibukan menjadi bidan desa menyita banyak waktu luangku. Bibirkupun banyak sperma , aku menjilati dengan lidahku dan aku menelannya,“cccccccrrrrroooooooooottttt……cccccccrrrrrroooooooootttt……ccccccrrrooooooootttt…..”Sperma itu banyak dan terasa lengket sekali. Mungkin dia udah sangat horni melihat tubuhku yang mulus putih itu. Braku terlepas payudaraku bergesekan dengan dadanya. Dia memintaku untuk memasukkan penisnya ke dalam mulutku. Untuk sekedar minta untuk di tensi dan periksa. Tak lupa pak Dani mengunci semua pintu agar tidak ada orang yang masuk. Ngobrol tidak tahu waktu hujan lama sekali belum juga reda.
>