Bingung 1000 keliling.Selama beberapa menit, kesunyian melingkupi kamarnya Meli. Bokepindo Sontak terdengar tawa dari ketiga cowok tersebut. Meli diam saja.“Wes. ono perawan dilepas. Jok meneng wae…”, kata Didik sambil terengah-engah. Ada pelanggan yang siap membayarnya nanti malam.Setelah berapa lama dia tertidur, Meli sedikit tersadar. Sewaktu melewati Meli, tangannya mencolek pantat anak majikannya ini sambil berkata, “Ih, pantat kamu seksi banget, Non.”.DHIENG ! Hm…Beberapa minggu kemudian….Meli melihat jam di dinding kamarnya. Dia lalu menyedot penis itu dengan enggan. Kamu dan kalian semua bakal dipecat dan jadi pengangguran !”.“Lho..mau laporan? Inget, sampeyan juga dhuwe anak perempuan neng deso. Dibelainya kepala kakak perempuannya itu. Aku juga nanti lapor ke Bapak kalo non ini ternyata Pelacur !”GUBRAK ! OK?”. Ngerti? Sontak Meli melolot sambil menunjukkan jarinya kearah Didik, “Eh. Soleh dan Didik cuman tertawa lebar mendengarnya. Didik berdiri pas didepan dia, sambil bugil tentunya. Didik lalu berteriak, “Tenang Non. Adek awak dhewe iki iso dipompa kayak ngene.”. Aku juga nanti lapor gitu.”. Meli diam saja.“Wes. “Kayak apa seh…Aku ini ngga ngerti…”, teriak Meiling sambil menangis.“Cie cie kamu kan cewek bayaran. Rahmat membelalakan mata. Mbah ***** kuwi pancen OK. Hehehe… Begitu melihat Meli naek, ketiga lelaki itu langsung berdiri dan menyapa dengan ramah. Meiling menangis sesenggukan.“Didik,















