Beneran? Bokepindo Vera kembali tersenyum sambil tangannya meraih tasnya yang ada di samping kasur.Nih, kado buat kamu yang lainnya… Kata Vera manis sambil menepuk pipi aku dengan kondom berwarna hitam. Aku mainkan klitorisnya dengan lidah, sambil aku masukan dua jari aku ke dalam vaginanya.Sayangggg.. Eh, kok jadi sedih. Namun kali ini, tangannya berusaha untuk meraih penis aku yang masih bersembunyi di dalam celana. Rupanya ada pesan masuk, dari Vera sepertinya. Ngapain sih kamu malem-malem ke sini, ngerepotin aja…
Ya gak apa apa dong, namanya juga pacar ulang tahun, kan setahun sekali. Tanpa diberi perintah, Vera kembali mencium leher aku. Aku pun akhirnya tahu bahwa ternyata Vera memiliki nafsu yang cukup tinggi. Aku keluar sayang… AARGGGGHH dan semburan sperma hangat dari dalam penis aku memenuhi mulut Vera yang langsung ia telan seketika. Tanya Vera sambil tersenyum dan mencubit perut aku. Vera melenguh kencang sambil menarik punggung aku supaya semakin dekat dengannya.Aku naik turunkan pinggul aku pelan, aku nikmati hangat, dan kencangnya vagina Vera yang sedang meremas gemas penis aku di dalamnya, rasanya nikmat banget. Ngapain sih kamu malem-malem ke sini, ngerepotin aja…
Ya gak apa apa dong, namanya juga pacar ulang tahun, kan setahun sekali.













