Vina tak tahu seberapa lama dia pingsan, namun saat sadar ia merasakan perih di buah dadanya. setelah puas, ia membaringkan lagi tubuh Vina di altar , melebarkan kakinya, dan kembali memasukan penisnya.dan memperkosanya dengan brutal. Bokepindo dan kemudian ia kembali mersakan sebuah benda besar dan panjang akan memasuki vaginanya. Vina kemudian menatap cermin sambil menikmati apa yg dia lakukan, mengamati wajahnya sendiri yg sedang menikmati sebuah sensasi, saat tiba tiba ia melihat ada bayangan orang lain di cermin itu. Vina berusaha berontak, namun tak sedikitpun ia mampu menggerakan tubuhnya. Vina berusaha berontak, namun tak sedikitpun ia mampu menggerakan tubuhnya. teriakan Vina membuat ibunya lari masuk dengan panik. mahluk itu menjilati perut Vina , meluncur turun menikmati vagina Vina yg baru saja dicukur, jilatan jilatan itu membuat keluarnya cairan dari vagina Vina. Pagi yg cerah , matahari bersinar lembut diiring kicauan burung. Vina berdiri didepan cermin , mengagumi pantulan bayangan tubuhnya sendiri, bulatan buah dadanya, badannya yg ramping , dan pantatnya yg menggiurkan para lelaki. Vina terjatuh ke lantai , ia berbalik memandangi cermin itu dengan perasaan yang campur aduk, sementara bayangan lelaki itu semakin lama semakin pudar dan menghilang.















