Donald seperti yang dikatakan Karina. Bokeb Untuk perlengkapan mandi, aku sengaja membelinya dikantin karena aku nggak mau ketemu wanita dengan tanpak kotor dan bau badan, kan aku menjadi nggak pede dengan hal seperti itu.Tiba di Plasa Senayan, aku segera memarkirkan mobil kijangku dilantai dasar. “Oya, aku temannya Yanti dan dari dia aku dapat nomor kamu,” jelasnya. Lesung pipinya yang dalam, menambah cantik saja wajahnya yang semakin matang.Dari pembicaraan tersebut, terungkaplah kalau Karina adalah seorang wanita yang sedang bertugas di Jakarta. Aku segera menuju ke MC. Kamu mau anter aku balik ke hotel nggak?” tanyanya. Aku segera mengambil tempat duduk disisi pagar jalan, sehingga aku bisa melihat orang lalu lalang diarea pertokaan tersebut.Saat mataku melihat situasi sekelilingku, bola mataku berhenti pada seorang wanita setengan baya yang duduk sendirian. “Ini adalah hari pertamaku di Jakarta dan aku berencana menginap 4 hari, sampai urusan kantorku selesai,” jelasnya tanpa aku tanya. Kakinya yang jenjang, ditambah dengan belahan pahanya yang putih















