Kuarahkan sepeda motorku ke arah Borobudur, sebelum sampai ke kawasancandi, kubelokkan motorku ke arah kali Progo (melewati Mendut) menuju daerahAncol salah satu tempat pacaran favorit di pinggiran kota Magelang. Bokep indo Lalu dia tersenyum. Mata kami hanya saling beradu, cukup lama… Kami tidaktahu mau berkata apa, tetapi kami juga tidak merasa menunggu apa-apa. Sedikitdesahan tersendat kurasakan di dadaku karena memang posisiku menempel ketat dibelakangnya, sementara itu si ucok sudah tidak peduli terhadap cuaca yanglumayan dingin karena gerimis.Lalu bagai tak sadar, tangan Enno merayap ke belakang, mencari-cari pusakaku.Aku tahu posisinya agak sulit buat dia, makanya aku membantu buka ritsluitingcelanaku, kubimbing tangannya memasukinya. Mata kami hanya saling beradu, cukup lama… Kami tidaktahu mau berkata apa, tetapi kami juga tidak merasa menunggu apa-apa. Pandangannya agak meredup, lalu dia memelukku,satu kecupan mendarat di bibir tebalku, sesaat kemudian kulihat Gendhuktersenyum penuh arti dan matanya seolah ingin mengatakan sesuatu. Gendhuk diam saja, Untuk beberapa saat dia memandangi mukaku yang hancurseperti si Komar 4 sekawan itu. Setelah ber-petting di motor,kuarahkan motor melaju menuju Muntilan. Kulepaskan pelukanku, kumundur beberapa langkah ke belakang dankulihat bagian belakang kaosnya berwarna merah.“Ndhuk..”, aku memanggilnya dan memberi tanda dengan mataku ke arah bagianbawah kaosnya.















