Tiba-tiba, berlagak seolah sedang membaca buku yang dipegangnya, Bre pun menyeletuk. Kok gue malah gambar sketsa wajah cantik cewek baju merah itu sih? Bokepindo Lu bukannya bantuin atau gimana kek, malah yang dipikirin setiap kali ketemu gue pasti dah pokok bahasaannya married, married, dan married. mmpphfff!!.. Sleepphhh!!!” Suara hantaman batang kontie merajam didalam celah liang meki yang sekarang tampak terlihat semakin memerah karena bergesekan terus-menerus dengan kulit pembungkus batang kontie.“Aaaakhhh!!.. “Karen, kita masih muda, jalan kita masih panjang. Haah!?”
“Karena cara berpikir lu itu terlalu pendek, terlalu sempit. Sebentar kok.” bilang Bre ramah. “Ehh.. Apaan kaya gitu!”
“Kenapa emang? Bre pun asyik menyensorkan mata kearah tubuh semampai cewek berbaju merah.“Gila jack! Kok gue malah gambar sketsa wajah cantik cewek baju merah itu sih? emhh..” cewek berbaju merah terlihat gugup dan grogi dipandang oleh mata elang Bre. Anggun, Rambut lurus berkilau sepertengahan punggung, wajahnya berkulit putih cerah, matanya bening, hidungnya bangir, bibir mungil yang tipis kemerahan, dan.. “Jreebhhh!!.. Mau kan lu ngelamar gue? “Srett” waduh masih ga keluar juga. Dasar cewek. Wajah yang cantik dan nakal menggoda.. “Aseem! Jangan cemen dong, jadi cowok!”
“Jangan rongrong gue dong, jadi cewek!!”
“Ooo.. Hmm.. “Makasih yaa, tenang aja aman kok.. Terbelit lembut oleh lidah nakal cowok penghuni kamar kost













