“Di tepian sungai serayu… ”
Tiba” aku mendengar lagu keroncong ini, yaaku sudah sampai di kampung halamanku Purwokerto. Sahut wanita ini
” Oya lia, namaku Adli”. Bokepindo Walau begitu bagian kamarnya berdinding sehingga tidak “ngeblong” Seperti kos petakan pada umumnya.Ku lihat permainan joni dan lia dari lubang dinding, wah sungguh indah pemandangan di depanku ini. Saking penasaranku dengan desahan itu, ku beranikan diri untuk mengintip dari lubang yanga da di dinding kamar ini. Aahhhhh”. Mengelus” Kepala kontolku yang membesar, perlahan ku kocok naik turu mengikuti ritme lia yang sedang mengulek tubuh joni. Bergegas aku ke depan untuk berkumpul bersama jonindan lia. “Ahhh…” Aku pun keluar juga,
Setelah semua air maniku keluar, aku segera membersihkannya supaya joni tak curiga.“Dli dli.. Payudaranya yang besar pun berguncanv dengan dahsyat, muka sange lia pun sangat mempesona dengan mulut yang menganga. ”
“Yeee enak aja, gw sekalian boker ini. Ya, akhirnya aku bisa pulang kampung setelah lama sekali tidak pulang. Perjalanan darat menggunakan kereta eksekutif membuat waktu 5 jam dari Jakarta menjadi amat tidak terasa. Soalnya terakhir aku pulang belum pernah melihat bangunan ini berdiri di sini.“Lia aku numpang ke toilet ya” Ijinku padanya
“Ya di belakang itu toiletnya dli”
Buru” Aku ke kamar mandi, sudah lama ku tahan rasa ingin kencingku















