Dasar Asep sedang kesal, Asep menyemprotkan cairan penyuburnya kepada Ika dan kedua temannya dengan mendesis kesakitan terlebih dahulu.”Aaahh.., uuhh.., Awas cairan penyuburku ini diterima yah..!” kata Asep sambil tangannya tetap mengocokkan penisnya.Kulihat Asep menyempotkan cairan penyubur itu dari alat kelaminnya secara kasar.Setelah ada 15 menit sehabis Asep mengeluarkan cairan penyuburnya, kulihat mereka langsung berpakaian kembali setelah mereka menyopotkan baju–baju mereka sampai tidak tersisa sehelai kain pun. Karena kesal akibat Asep tidak dipenuhi permintaannya, akhirnya Asep menarik kepala Ika ke depan alat kelaminnya yang sudah menegang tersebut.Asep berkata dengan nada mengancam kepada Ika, “Ayo Ka..! Bokep indo Habis tertembak peluru nyasar yang menghajarmu, ya Ka..?”Ika pun menjawab dengan nada kesal, mungkin bahkan tersindir, “Yah.. Tidak jauh dari tempatku berdiri, kulihat Ika berjalan sendirian dengan memegang tas kantongnya yang sehari-hari tasnya selalu di atas pundaknya. Habis tertembak peluru nyasar yang menghajarmu, ya Ka..?”Ika pun menjawab dengan nada kesal, mungkin bahkan tersindir, “Yah.. sedap..!”Dan tidak lama kemudian terdengar suara Ika, “Kalian jangan terlalu nafsu dong..!” kata Ika kepada teman–teman cowok tersebut, “Karena Aku kan sendirian.., sedangkan Kalian bertiga enggak sebanding dong..!”Tetapi mereka bertiga tidak menjawab ucapan Ika tersebut, dan akhirnya terdengar suara jeritan kesakitan yang lumayan keras dari Ika, “Aaawww.., sakit..!”Ika kemudian melanjutkan dengan ucapan,















