Nana Kunimi, Gadis Kantoran Jepang Yang Panas, Mengisap Kontol Di Kantor Tanpa Sensor.

awwh.. geli aah..!” kataku sambil sedikit cemberut namun dia tidak menjawab malahan mencium bibirku mesra.Entah kapan tepatnya, Om Andi berhasil meloloskan rok dan celana dalam hitamku, yang pasti tahu-tahu aku sudah telanjang bulat di atas meja dapur itu dan Om Andi sendiri sudah melepas celana renangnya, hanya tinggal memakai kimononya saja.Kini Om Andi membungkuk dan jilatannya pindah ke selangkanganku yang sengaja kubuka selebar-lebarnya agar dia dapat melihat isi vaginaku yang merekah dan berwarna merah muda.Kemudian lidah yang hangat dan basah itu pun pindah ke atas dan mulai mengerjai klitorisku dari atas ke bawah dan begitu terus berulang-ulang hingga aku mengerang tidak tertahan.“Aeeh.. Bokepindo aah.. Setelah bersih, gantian Om Andi yang menjilati selangkanganku, kemudian dia mengumpulkan pakaian seragamku yang berceceran di lantai dapur dan mengantarku ke kamar mandi.Setelah mencuci vaginaku dan memakai seragamku kembali, aku keluar menemui Om Andi yang ternyata sudah memakai kaos dan celana kulot, dan kami sama-sama tersenyum.“Naya, Om minta maaf yah malah begini jadinya, kamu nggak menyesal kan..?” ujar Om Andi sambil menarik diriku duduk di pangkuannya.“Enggak Om, dari dulu Naya emang senang sama Om, menurut naya Om itu temen ayah yang paling ganteng dan baik.” pujiku.“Makasih ya Sayang, ingat kalau ada apa-apa jangan segan telpon Om yah..?”

Nana Kunimi, Gadis Kantoran Jepang Yang Panas, Mengisap Kontol Di Kantor Tanpa Sensor.

Related videos