Aryo menjawil pinggangku, “Kenapa sih Mas Den?”
Aku hanya tersenyum, “Ah anak kecil mau tau urusan orang dewasa aja!”Tak lama kemudian pintu kamar DJ terbuka, dan terlihat kamarnya yang berantakan. “Lho, apa hubungannya dengan saya?” tanya Aryo. Jav Sub Indo Aryo tidak menghiraukanku. Malam itu rasanya dingin sekali, jalanan basah karena hujan beberapa saat yang lalu. “Gimana Den? Lalu aku meneruskan menghisap kemaluannya, kumainkan lidahku. Segera saja dia memelorotkan celanaku. Kuelus pantatnya yang padat berisi. Ngg.. Dalam perjalanan pulang aku bercakap-cakap dengan Aryo. Reza sedang duduk-duduk sambil membaca majalah. Ngg.. “Enak aja minjem, ini tuh barang dagangan.”
“Ayolah Jay..”, rayuku.Akhirnya rayuan gombalku membuahkan hasil. Kata DJ tiga film yang kupinjam bagus-bagus. Kok kelihatannya sedang ngobrol serius?”
“Ah, kamu ini!”, kata Tante Ida, “Selalu saja pengen tahu urusan orang.”
Aku hanya tersenyum sambil memandangi bocah kelas 2 SMU itu. “Nggak pa-pa nih? Siang itu udara panas sekali. Reza mencibir, “Biarin”, katanya.















