Suatu malam sepulang makan malam di salah satu resto favorit kami, entah mengapa, mobil yang disopiri suami saya menabrak sebuah sepeda motor. Bokepindo Tubuh saya kehilangan tenaga. Masak menabrak motor saya. Apalagi dibandingkan dengan permainan Iwan.Sejak saat itu, saya pun ketagihan dengan permainan Pak Bambang. Hanya saja, karena suami saya itu sering pulang tengah malam, tentu saja ia tampak capek bila sudah berada di rumah. Semua itu saya lakukan, tanpa setahu Iwan. Dan saya pun tidak sadar kalau kemudian, tubuh saya mengeras, mengejang, lalu ada yang panas mengalir di memek saya. Dan ini mendapat perhatian besar Pak Bambang. Tubuh kami yang sudah sama-sama telanjang, basah dengan keringat. Pria yang membawa sepeda motor itu hanya mengalami lecet di siku tangannya. Saya sendiri tinggal di sini. Dari balik kaosnya yang sudah kusam itu tampak dadanya yang berbulu. Benar. Lalu
terus ke bagian pinggang.















