Kedatanganku ke Bangkok adalah dalam rangka memenuhi undangan Mr. Bokep Arab Charles Phong…?” tanya saya dalam bahasa Inggris pada cewek itu, untuk memastikan apakah benar ia datang untuk menjemputku.“Sandy…?” cewek itu bertanya sambil menurunkan kertas karton yang dipajangnya tadi, sehingga tampaklah bongkahan dadanya yang membusung dibalut kaos ketat yang melekat di tubuhnya. Phong sudah menunggu anda di ruang utama. Tas anda biarkan saja di mobil, setelah bertemu Mr. Mr. Di sepanjang perjalanan, aku melihat jalanan yang macet, tak jauh beda dengan Jakarta. Sebentar lagi kita akan Mendarat. Ternyata ciumanku dibalas dengan hangat oleh Aol, sehingga kosentrasiku terpecah antara menyaksikan live show dua orang berlainan jenis yang sedang bersanggama dengan mencium Aol yang juga seperti sudah kerasukan nafsu birahi.“Sandy, kita lanjutkan saja di hotel yuk,” ajak Aol.“Sebentar lagi saja, kita saksikan dulu pertunjukan ini, mana tahu ada diantara bagian-bagian dalam pertunjukan ini bisa kita tiru pula nanti,” jawabku sambil melonggarkan pelukanku.“Ok deh, kita tengok dulu acara ini.















