Jadi bagiku sungguh tepat momentum yang kudapatkan untuk menculiknya. Bokep indo Ha.. Sementara aku sudah melepaskan topeng teletubbies yang kupakai. Ooohh..!” desah Marissa.“Aaahh..” puas diriku berejakulasi pada rahim Marissa seiring sprema yang menyembur tumpah ruah ke rahimnya lalu terkulai lemas di sisi Marissa.Lalu aku membelai-belai rambutnya yang panjang terurai itu sambil berbisik,“Aku pasti mengawinimu Chacha.. Haah.. Langsung aku membopongnya dipundakku, membawanya ke toilet.. Kenapa Mas menculik saya?” tanyanya“Sudah..!! “Wah kok Mas tahu??”“Senin siang aku telpon kamu mau tanya Euro, seperti biasa kamu dengan sombongnya menolak telponku.. Kamu ini lucu sekali.. Aku belum berniat melakukan apa-apa pada dirinya, hingga pada suatu hari. Semoga kamu betah disini..” ledekku kemudian mengunci kamar itu dari luar.Jadilah Marissa terikat erat dan disekap di salah satu kamar di apartemanku. “Jangan Mas.. Payudaranya yang berukuran 36B itu.. Gadis itu.. Praanngg!!”Lamunanku buyar saat kulihat Marissa meronta-ronta hingga kakinya menendang gelas wineku hingga terjatuh dan pecah!“Crreett..”Lakban yang menutup matanya aku lepas.















