Harus bisa masak, nyetrika, nyuci, jahit baju, beresin rumah?”Belum sempat kata-kataku habis sudah terdengar ledakan tangis isteriku yang kelihatan begitu pilu. Bayangkan saja, rumah kontrakanku tak ubahnya laksana kapal pecah. Jav Sub Indo Ucap isteriku kalem.“Iya. “Sudah diam Mi, tak boleh cengeng. Piring-piring kotor berpesta-pora di dapur, dan cucian, wouw! “Ummi… isteri sholihah itu tak hanya pandai ngisi pengajian, tapi dia juga harus pandai dalam mengatur tetek bengek urusan rumah tangga. “Sudah diam Mi, tak boleh cengeng. Selalu saja, kalau tak keasinan, kemanisan, kalau tak keaseman, ya kepedesan!” Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu.“Sabar Bi, Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Motorku sudah sampai di tempat isteriku mengaji. “Iya, dalam kondisi muntah-muntah seperti ini kepala Ummi gampang pusing kalau mencium bau bensin. Motorku sudah sampai di tempat isteriku mengaji. “Aduh, Mi… Abi kan sibuk sekali hari ini. Namun, kemudian terlihat perlahan bibirnya mengembangkan senyum.















