Nick mencari ke kolong meja dan menemukan Ken sedang tertidur di tempat favoritnya itu. Bokepindo Tapi malem ini elo bener-bener nyakitin gue,”Susan mengusap air mata yang kembali mengalir di sudut matanya.“Sori kalo gue agak kasar tadi,” ucap Nick.“Bukan itu Nick, bukan fisik gue yang sakit. Temannya itu memang terobsesi oleh Rinoa. I’m sorry. Sesampainya di luar lift, Nick mencari bayangan Tessa, tapi tak terlihat di manapun juga siluet punggung dan bahu yang kurus itu.Nick dan Susan melangkah ke lapangan parkir, menghampiri mobil Nick.*****00:47, Apartemen Susan.“Oohhhhhh………… Nick. Ok, sori gue gak sadar,” jawab Susan terengah-engah, jelas Ia sudah mabuk. Apa perlu gue anterin?” tawar Andre.“It’s okay, gue cabut dulu ya, see ya all. Apa perlu gue anterin?” tawar Andre.“It’s okay, gue cabut dulu ya, see ya all. Tapi rasa hatinya mengalahkan semua pertimbangan tersebut. Nick semakin buas, Ia bergerak ke atas tubuh Susan. Ia bisa merasakan napas Susan yang hangat di pipinya, wangi Bvlgari lembut bercampur dengan aroma keringat membelai hidungnya.













