Perlahan pisau bergerak membelah daging bawang.“tangan mu terlalu kaku, Hahahaa,”“Ya maaf, tanganku memang tidak terlatih melakukan ini, tapi sangat terlatih untuk pekerjaan lainnya.”“Oh ya? Bokep Arab Iya tidak apa-apa, Mas kerja saja yang tenang,”Setelah mengucap salam, sambungan telpon dimatikan. Membuat periskop untuk mengintip siswi dikamar mandi? cowok itu bukan memeluk, karena tangannya mengambil alih pisau dan bawang yang ada ditangannya. Sudut mata Reyna menangkap wajah tampan silelaki yang menggeram sambil memainkan batang besar tepat didepan wajah nya.Jemari lentiknya gemetar saat mengambil alih batang besar itu dari tangan Rivan. Hahaha…” Rivan memotong kalimat Reyna setelah tau maksud kalimat yang sulit diucapkan wanita itu. Tangannya menyusuri punggung Rivan yang berkeringat lalu meremas pantat yang berotot seakan mendukung gerakan Rivan yang menghentak batang semakin dalam.“Kamu jahaaaaat Rivaaaan.. Rivan tersenyum penuh kemenangan.“Berbaliklah, sayang,” pintanya.















