OEntoek kali pertama aqoe menyetoeboehi Handayani Poetri, aqoe beloem ingin melaqoekan gaya yg barangkali akan memboeatnya kaget, jadi aqoe teroeskan gerakan pantatkoe mengikoeti irama bersetoeboeh yg tradisional, tetapi ini joega memboeahkan hasil kenikmatan yg amat sangat. Bokepindo Terasa sekali Handayani Poetri yg semoela sedikit tegang, moelai rileks, dan sedikitnya dia menikmati joega permainan bibir dan lidahkoe, yg disertai dgn remasan gemas pada ke doea payoedaranya.Setalah aqoe yakin Handayani Poetri tak akan berteriak, aqoe alihkan bibirkoe ke arah bawah, sembari tangankoe mentjoba menyibakkan roknya agar tangankoe dapat meraba koelit pahanya. Terasa ada tjairan hangat mengalir membasahi pangkal pahaqoe. Gagang kemaloeankoe moelai melemas, tetapi masih tjoekoep besar, dan koebiarkan tergoler dalem jepitan lubang kemaloeannya. Tangan kanannya mengeloes gagang kemaloeankoe sedangkan tangan kirinya meremas boeah kemaloeankoe. Air di mana-mana, dan aqoe poen membantoe keloearga si iboe oentoek mengoengsi ke atas, karena kebetoelan roemah petaknya terdiri dari 2 lantai dan di lantai atas ada kamar ketjil satoe-satoenya tempat anak perempoean si iboe tinggal.Karena tak ada kemoengkinan oentoek poelang, maka si Iboe menawarkan aqoe oentoek menginap sampai air soeroet. Terasa ada tjairan hangat mengalir membasahi pangkal pahaqoe. Mata Handayani Poetri terlihat sedikit terbelalak saat dia memandang ke arah bawah peroetkoe, yg penoeh ditoemboehi oleh ramboet kemaloeankoe















