Aku melirik ke pinggang si Brewok. Bokep Jepang Pria yang memiliki brewok lebat menutup pintu lalu menguncinya.Kami berdua berdiri terpaku di hadapan mereka bertiga. aku menduga ia mengucapkan kata-kata tersebut.Im her husband. Kata-kata yang dapat tertangkap oleh telingaku hanyalah stand, wall (dan against setelah berpikir beberapa detik untuk mencernanya). Informasi ini kuteruskan ke Sherly yang tidak mengerti sama sekali perkataan si Kumis.Dengan enggan kami membalik badan kami menghadap tembok. Meja itu dipenuhi oleh uang receh, permen, sapu tangan dan kertas-kertas tak berguna dari isi kantong kami berdua.Kemudian setelah harus mencerna hampir lima kali kata-kata yang tak jelas dari si Kumis (yang ternyata adalah atasan si Brewok dan si Tegap), aku menyadari bahwa ia menyuruh kami untuk membuka pakaian kami. Dari sudut pandangku, aku hanya dapat melihat dari bayangan di cermin bagian belakang tubuh si Kumis yang sedang berjongkok di antara kedua paha Sherly.Tidak terdengar suara apa pun selain suara detak jantungku yang semakin keras dan cepat.















