Aib yang menghasilkan berbagi aib nantinya, yang syukurnya sampai saat inipun tidak diketahui orang lain. Bokepindo Arjuna terkejut dan sedikit menarik nafas kaget melihat pemandangan indah nan erotis di hadapannya ketika Ibunya berdiri dan melangkah ke depan bak mandi. Telapak kita ini kalau kita genggam di titit maka udah kayak dijepit lubang tempik perempuan. Maka diambilnyalah keputusan untuk mengintip Ibunya waktu lagi mandi. Arjuna selalu menghadapi dilema setiap harinya. Dan, ternyata nama itu cukup pas untuk dia, karena walaupun baru menginjak usia remaja, namun wajahnya sudah lumayan ganteng. Namanya adalah Arjuna. bagaimana bentuk bibir kemaluannya, bagaimana warna dan tekstur dinding di dalamnya, yang dapat ia lihat ketika Ibunya menggosokkan tangannya waktu cebok, bagaimana jembut Ibunya berkilau terkena air, bagaimana gerakkan memek itu ketika digosok dan seluruh pemandangan yang bisa ia dapatkan. Harun merasa bersalah dan kotor, namun anehnya di lain pihak, kenikmatan yang Ia rasakan itu lebih hebat dibanding bila ia membayangkan Ibunya Harun. Perlahan Arjuna beringsut keluar kamar, ternyata Dewi sudah bangun dan sedang mencuci piring, berhubung rumah ini adalah rumah kampung, maka cuci piring dilakukan di kamar mandi.















