Berarti dia tahu perbuatannya yang sering nonton adegan hubungan suami istri di tv, kata hatinya panik. Bokepindo ouchhhh?”“Aduuhh.. ummi Annida tak mau kalah. Ini merupakan tahun ketiga ia bekerja di sana. ummi Annida dengan refleks merapikan bajunya untuk menutupi dadanya yang terbuka. ya.. anu.. kayak tadi..” pinta raffa tanpa rasa bersalah seraya mendekati kembali ummi Annida.“raffa jangan kurang ajar begitu sama ummi.., ” katanya seraya mundur menjauhi anak itu. Nampak senyum ummi Annida mengembang di bibirnya. pelan-pelan. begitu.. Andre meninggalkan kamar ummi Annida dengan tubuh lunglai. Ia masih anak-anak. Wah bagaimana ini?“Kenapa raffa pengen itu?” tanyanya kemudian dengan lembut.“Andre sering ngebayangin ummi.. uugghh!” erang ummi Annida kenikmatan.ummi Annida benar-benar menyukai anak ini. uugghh.. Tenang saja, ffa. Ia melirik genit kepada raafa.“Gimana. Ia menikmati sekali remasannya. Penuh dengan kepuasan. ……. ngghh.. Oohh anak pinter!” desah ummi Annida mulai meracau ucapannya saking hebatnya rangsangan ke sekujur tubuhnya.Sambil terus menyuruh raffa berbuat ini dan itu. Terasa sekali kedutan-kedutannya. Boleh juga anak ini. Menggerayang melucuti kancing baju tidurnya hingga terbuka sedikit demi sedikit, mempertontonkan kedua buah dadanya yang mengkal padat berisi dari bali bra.















