Lisna disuruh untuk berlutut dengan kaki mengangkang di atas penis Iwan. Bokepindo Dengan tangan gemetar, Lisna meraih kait BH di belakang punggungnya dan melepaskannya, sehingga BH Lisna dengan sendirinya terjatuh ke lantai. Tangan kanannya menjulur ke samping dan tangan kirinya terlipat menutupi sebagian payudaranya. Lisna gelagapan karena sperma Anto mengenai bibir dan juga matanya. Bahkan dia lupa bahwa dia kini sedang diperhatikan oleh banyak orang dan untuk saat itu dia juga lupa akan kesakitan yang diderita tubuhnya.Belum pernah sebelumnya Lisna mengalami orgasme sehebat itu, walaupun dia sering bermasturbasi di rumahnya. Kali ini Anto mengangkat kedua kaki Lisna ke atas pundaknya, dan kemudian dengan tidak sabar dia segera menancapkan penisnya yang sudah tegang ke dalam vagina Lisna. Namun ketakutan Lisna menjadi kenyataan, karena bukannya bantuan yang diberikan, ketujuh orang itu malah ingin menikmati tubuh Lisna di tempat parkir itu. “Apa maksud elo..?” Lisna mulai panik. Dia dapat merasakan ada cairan hangat yang masuk ke dalam vaginanya. Setelah itu, Lisna dipaksa bergerak naik turun, sementara Irvan meremas dan menjilati kedua payudara dan puting susu Lisna.Sesekali Irvan menyuruh Lisna untuk menghentikan gerakannya untuk menahan orgasmenya.















