Bila malam hanya diterangi lampu minyak karena belum terjangkau listrik. Kalau ada yang sakit, seisi Posko bergantian merawat dan memberi perhatian. Bokepindo Begitu aku merebahkan diri, meletakkan kepala di bantal, Bu Etik langsung miring ke arahku dan memeluk aku !! Endah dan Mbak Etty mengapit aku. Akal sehatku bermaksud menyingkirkan tangan nakal itu, tapi bisikan setan lebih kuat, maka kubiarkan tongkat wasiatku membesar dan memanjang. Aku meluruskan kaki dan membenahi letak sarungku, bermaksud tidur lagi. Lama berpisah dengan keluarga, menjadikan wanita anggun ini kehausan. Berdesir darahku, tapi kucoba tepis pikiran kotor yang melintas sesaat. Karena sudah mengantuk dan lelah ada yang tertidur di situ juga, malas masuk kamar. Merasa senasib seperjuangan menderita dan bahagia bersama.Jika ada satu atau dua di antara kami sedang pulang ke Semarang, terasa sekali ada yang hilang. Satusatunya yang aman kulakukan adalah membebaskan si kecil dari CD dan sarung yang membuatnya terjepit. Jika Endah membuka mata, tentu melihat pemandangan indah, bagaimana tongkat hitam jelek membelah bibir merah sumber keniKmatan. Aku tidak bangun, hanya membuka mata, dan meilhat pemandangan langka. Lelah menyanyi berbicangbincang membicarakan masalah pribadi, bahkan mencurahkan rahasia terdalam.Tentang keluarga, tentang pacar masingmasing, tentang suami atau isteri masingmasing.















