Akhirnya kami memisahkan diri dari keramaian. Jav Sub Indo Dilain pihak, aku juga menyayangi Evi. Wajah Evi langsung cemberut sambul melepaskan tangannya dari gandenganku. Sebut saja namaku Dewi. Ada apakah ini, Tuhan?Hari itu hujan cukup deras mengguyur kota Cirebon, hingga akhirnya di kantor hanya tersisa aku, Evi dan satu teman lagi. Memang sih, secara fisik, Tia memang jauh di atas Evi, tapi mengapa perasaanku cenderung memilih Evi? Kali ini beda dengan kebiasaan Evi sebelumnya.kalau biasanya dia selalu memilih duduk didepanku sambil memintaku mendekap erat tubuhnya, tp malam itu Evi yang duduk dibelakuangku dan mendekap erat tubuhku, menempelkan kedua payudaranya dipunggungku, sambil bibir nakalnya menciumi tengkuk dan telingaku. Kami bertiga hanya duduk terbengong-bengong menatap keluar jendela. Sesekali Evi memegang erat tanganku sambil membimbing tanganku menyentuh payudaranya. Dengan gayanya yang manja, Evi sesekali melingkarkan tangannya ke pinggangku dan menghimpitkan tubuhnya ke tubuhku.















