“santai saja” jawabku.Vina memasukkan tangan kanannya ke balik selimut, sementara tangan kirinya menahan ujung selimut agar tidak tersingkap. Akhirnya semua batang kontolku masuk, aku dapat merasakan dinding rahimnya di ujung kepala kontolku. Bokep indo Sengaja aku menutup pintu gerbang kost untuk mengesankan bahwa rumah dalam keadaan kosong, lampu luar pun sudah kunyalakan. Kembali kuciumi pipinya, kemudian kuarahkan bibirku ke telinganya. Dia mendelik kaget, kemudian bertanya “kapan kamu buka celana?” aku tersenyum. Kucium bibirnya, dia membalas dengan ganas, digigitnya lidahku. Malam tahun baru itu, aku dan Vina benar-benar memuaskan nafsu kami. Aku tidak terlalu akrabb dengan Vina karena sejak awal kuliah kami tidak pernah sekelas. Vina memandangku sekilas, tersenyum “gak apa apa kan?” aku mengangguk. Target tercapai.Perlahan kuturunkan pinggulku. Itu membuatku makin terangsang. Dia melihat ke arah selangkanganku, kemudian memandang wajahku sambil tertawa melihat kontolku bergerak-gerak menahan nafsu.Dia kembali memandang ke monitor, lalu bergumam “tapi emang hot banget sih” dia kembali memandangku. “aku belum puas lho, Vina ku sayang” bisikku di telinganya. Kok cepet banget, katanya mau ngelanjut yang tadi” kataku salah tingkah. Nafasnya masih terdengar memburu. Ketika dia mulai terlihat sangat terangsang, aku sengaja mendehem dan langsung membuka pintu kamar.















