Aku mempunyai kesempatan mengantar ibu mertuaku saat banyak kerabat berkunjung ke kamar rawat inap Niken. Entah bisikan dari mana, tiba-tiba liang anus yang terpampang diantara pantat besarnya begitu menantangku. Bokepindo Terutama body montoknya yang masih kencang, tak kalah dengan Niken, istriku.Sejak aku pacaran dengan Niken, aku sudah sering memperhatikan Mama Lastri yang menurutku lebih montok dibandingkan Niken. Aku sudah 100% yakin bahwa Mama Lastri sedang digarap oleh pria muda tadi.Tiba-tiba muncul ide gilaku. Sepanjang perjalanan, Mama Lastri asyik menelpon seseorang dan suaranya terdengar begitu manja, aku menduga dia menelpon suaminya. Sejenak kemudian ibu mertuaku dengan sangat bernafsu mengoral penisku sambil terus menikmati kocokan farhan di vaginanya.Edan, tak pernah terlintas sedikitpun dalam pikiranku mengenai perilaku seks ibu mertuaku ini. Sang pria terlompat dari posisinya yang sedang mengocok vagina Mama Lastri. Tak lama kemudian aku lihat Farhan berteriak mau keluar dan kemudian spermanya meleleh dari mulut Mama Lastri, mengalir sampai buah dadanya. Ibu mertuaku itu tampak sangat senang, dia berhambur keluar dan mempersilahkan tamunya masuk, sementara aku pamit untuk pergi ke RS.Sampai di RS, masih banyak kerabat yang datang berkunjung dan mengucapkan selamat pada isteriku. Meskipun aku sadar ada kebinalan dalam dirinya, namun aku tak sampai berpikir bahwa dia akan melakukan gang bang















